Menurut Ries dan Trout, era periklanan dibagi menjadi 3 :
1. Masa Product Oriented
- Memusatkan ide kreatif pada karalteristik dan fitur product. Pengembang teori ini adalah Rooser Reeves dari biro iklan Ted Bates, kemudian berkembang menjadi USD Unique Selling Preposition. Istilah era ini dikenal dengan Brand Positioning atau Produksi Positioning.
2. Masa Image Oriented
- Memusatkan ide kreatif pada citra produk didalam taraf kehidupan masyarakat. Istilah Era ini dikenal dengan Brand Image.
3. Masa Positioning Oriented
- Memusatkan citra produk dalam benak pikiran masyarakat. Istilah ini dikenal dengan Positioning Product.
Kesimpulan :
- Keunikan Product
- Cover Product
- Dilihat secara keseluruhan dan secara mendalam tentang suatu product
Positioning merupakan penempatan suatu nama / merek product di benak konsumen.
Pesan yang selalu hilang dalm benak pikiran konsumen karena banyaknya produk yg telah diciptakan, setiap produk selalu berebut tempat di otak konsumen, tidak hanya di otak konsumen tetapi juga pada prospek dan stakeholders.
Mengapa Positioning itu penting?
- karena dengan memposisikan Brand dalam benak masyarakat maka akan terbentuk kesan/image brand yang uni, memberikan solusi, memenuhi keinginan dan bermanfaat bagi target market. Hal-hal yang tersirat didalam merk/brand akan diingat oleh target market.
Iklan dapat diingat bahwa iklan memiliki 2 faktor, Iklan sangat bagus (menarik) dan Iklan yang jelek (Aneh)
Cara mudah untuk masuk ke dalam pikiran seseorang adalah dengan menjadi yang pertama.
Jika anda tidak dapat menjadi yang pertama dalam kategori tertentu, maka tentukanlah kategori baru yang membuat anda menjadi yang pertama.
Suatu produk dapat berkembang tergantung bagaimana leader mereka yang dapat membawa dan mempromosikan produk tersebut.
Mereka membutuhkan pesaing untuk menciptakan sebuah kategori, di dalam hal ini pesaing membuat kita lebih baik karena dengan adanya pesaing produk, kita dapat menciptakan suatu image untuk masyarakat dan dapat dikenal dipikiran masyarakat.
Kekuatan sebuah produk bukan hanya berasal dari kekuatan Organisasi, kekuatan Organisasi berasal dari kekuatan produk yang dihasilkan.
Pemimpin pasar tidak akan membiarkan pesaingnya bertindak radikal untuk menjadi nomor tertentu. Seorang pemimpin pasar yang cermat akan segera menutup tindak pemasaran dengan produknya, bahkan menutup dengan berbagai macam merek baru untuk menghadapi pesaingnya.
Sabtu, 08 Oktober 2011
Target Marketing dalam Advertising
Dengan melakukan target marketing, kita dapat meraih :
- Potensi Penjualan : Potensi ini tidak hanya dihitung dari jumlah populasi tetapi juga ditentukan oleh daya beli dan keinginan pasar untuk memilikinya.
Keinginan ini harus diciptakan dengan mempertimbangkan kesiapan pasar menerima produk tersebut, kelayakan produk dan kemampuannya meningkatkan kepuasan konsumen.
Jangkauan Media
- Media untuk promosi memiliki oengaruh besar terhadapt tercapainya hasil optimal dari pemasaran suatu produk, sehingga perlu perencanaan media iklan yang tepat.
Sensitifitas terhadap pasar
- Untuk mempertahankan sebuah target market maka perlu selalu memantau keadaan dinamika pasar secara konsisten.
Positioning :
- Merupakan penempatan suatu figur nama yang melekat kuat dalam benak pikiran seseorang.
- Suatu hal yang dilakukan untuk mempengaruhi otak konsumen, menempatkan produk dalam kahyalan nya sehingga calonkonsumen memiliki penilaian tertentu dan menidentifikasi dirinya dengan produk tersebut.
- atau dengan kata lain membuat citra produk yang dapat ditawarkan pada konsumen sehingga memperoleh posisi yang jelas dan mengandung arti di benak konsumen.
Syarat membangun Positioning :
- Kajian Konsumen : Positioning harus dipersepsi positif oleh konsumen menjadi 'reason to believe'
- Perusahaan Produsen : Kapabilitas dan kekuatan internal perushaan, Jangan memberi janji melampaui kemampuan yang dapat dilakukan.
- Kompetitor : Positioning harus bersifat unik sehingga dapat membedakan diri dengan pesaing.
- Perubahan : Positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan berbagai perubahan bisnis , perilaku , budaya dan kinerja.
Pasar dari penentuan Positioning sebuah Jasa :
- Reliabilty (Tahan Uji)
- Assurance (Jaminan)
- Tangibles (Bukti nyata)
- Empathy (Perasaan)
- Responsiveness (Pertanggung Jawaban)
Dasar dari penentuan positioning agar bisa diterima pada masyarakat adalah :
- Melalui pengutamaan Harga (Pengiklan memilih harga murah)
- Melalui Pengutamaan penggunaan produk.
- Melalui Kelas Produk (Beberapa produk yang terjepit perlu melakukan keputusan positioning yang kritis dengan mengaitkannya dengan kelas produk yang bersangkutan)
- Melalui Simbol Kultur atau Budaya (Simbol yang dijadikan Identifikasi ini memiliki arti penting bagi konsumen, misalnya Mustika Ratu diposisikan sebagai produk yang mewarisi budaya kraton di Jawa)
- Potensi Penjualan : Potensi ini tidak hanya dihitung dari jumlah populasi tetapi juga ditentukan oleh daya beli dan keinginan pasar untuk memilikinya.
Keinginan ini harus diciptakan dengan mempertimbangkan kesiapan pasar menerima produk tersebut, kelayakan produk dan kemampuannya meningkatkan kepuasan konsumen.
Jangkauan Media
- Media untuk promosi memiliki oengaruh besar terhadapt tercapainya hasil optimal dari pemasaran suatu produk, sehingga perlu perencanaan media iklan yang tepat.
Sensitifitas terhadap pasar
- Untuk mempertahankan sebuah target market maka perlu selalu memantau keadaan dinamika pasar secara konsisten.
Positioning :
- Merupakan penempatan suatu figur nama yang melekat kuat dalam benak pikiran seseorang.
- Suatu hal yang dilakukan untuk mempengaruhi otak konsumen, menempatkan produk dalam kahyalan nya sehingga calonkonsumen memiliki penilaian tertentu dan menidentifikasi dirinya dengan produk tersebut.
- atau dengan kata lain membuat citra produk yang dapat ditawarkan pada konsumen sehingga memperoleh posisi yang jelas dan mengandung arti di benak konsumen.
Syarat membangun Positioning :
- Kajian Konsumen : Positioning harus dipersepsi positif oleh konsumen menjadi 'reason to believe'
- Perusahaan Produsen : Kapabilitas dan kekuatan internal perushaan, Jangan memberi janji melampaui kemampuan yang dapat dilakukan.
- Kompetitor : Positioning harus bersifat unik sehingga dapat membedakan diri dengan pesaing.
- Perubahan : Positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan berbagai perubahan bisnis , perilaku , budaya dan kinerja.
Pasar dari penentuan Positioning sebuah Jasa :
- Reliabilty (Tahan Uji)
- Assurance (Jaminan)
- Tangibles (Bukti nyata)
- Empathy (Perasaan)
- Responsiveness (Pertanggung Jawaban)
Dasar dari penentuan positioning agar bisa diterima pada masyarakat adalah :
- Melalui pengutamaan Harga (Pengiklan memilih harga murah)
- Melalui Pengutamaan penggunaan produk.
- Melalui Kelas Produk (Beberapa produk yang terjepit perlu melakukan keputusan positioning yang kritis dengan mengaitkannya dengan kelas produk yang bersangkutan)
- Melalui Simbol Kultur atau Budaya (Simbol yang dijadikan Identifikasi ini memiliki arti penting bagi konsumen, misalnya Mustika Ratu diposisikan sebagai produk yang mewarisi budaya kraton di Jawa)
Apa itu Advertising?
Advertising = Advertere (Mengalihkan suatu pandangan)
Reklame = Diulang atau lagi, berteriak dan berseru, seruan yang diulang-ulang (re=diulang/lagi, clame = berteriak/berseru)
Iklan (Arabic) = Pengumuman
Advertising adalah memberikan informasi tentang priduk jasa tertentu sehingga konsumen daoat menjatuhkan pilihan yang relevan
Iklan :
- Penyampaian suatu gagasan product atau jasa
- Ditujukan kepada Khalayak sasaran
- Melalui Media Massa
- Mengaharapkan hasil keuntungan tertentu
- Ada sponsor yang jelas.
Jenis-jenis Iklan :
Iklan Komersial : Mendukung kampanye pemasaran suatu product atau jasa, yang dikomunikasikan melalui media-media konvesional maupun new media.
Iklan Non Komersial : Banyak jenisnya iklan, lowongan, pekerjaan, duka cita, orang hilang, dll, dan merupakan bagian dari kampanye sosial marketing yang bertujuan menjual gagasan atau ide untuk kepentingan dan pelayanan masyarakat.
Iklan Jenis ini biasanya disebut iklan layanan masyarakat (ILM) atau Public Service Advertising (PSM) dan pesan yang disampaikan bisa berupa ajakan.
Iklan Corporate :
- Membangun Citra, image suatu industri dengan tujuan untuk membangun citra positif atau jasa maupun produk nya.
- Kampanye iklan corporate idelanya dilakukan stimulan bersama kampanye PR.
- Iklan Corporate baru akan efeknya bila didukung fakta-fakta yang besar, yang mempunyai nilai- nilai berita dan berhubungan dengan kegiatan tertentu.
Reklame = Diulang atau lagi, berteriak dan berseru, seruan yang diulang-ulang (re=diulang/lagi, clame = berteriak/berseru)
Iklan (Arabic) = Pengumuman
Advertising adalah memberikan informasi tentang priduk jasa tertentu sehingga konsumen daoat menjatuhkan pilihan yang relevan
Iklan :
- Penyampaian suatu gagasan product atau jasa
- Ditujukan kepada Khalayak sasaran
- Melalui Media Massa
- Mengaharapkan hasil keuntungan tertentu
- Ada sponsor yang jelas.
Jenis-jenis Iklan :
Iklan Komersial : Mendukung kampanye pemasaran suatu product atau jasa, yang dikomunikasikan melalui media-media konvesional maupun new media.
Iklan Non Komersial : Banyak jenisnya iklan, lowongan, pekerjaan, duka cita, orang hilang, dll, dan merupakan bagian dari kampanye sosial marketing yang bertujuan menjual gagasan atau ide untuk kepentingan dan pelayanan masyarakat.
Iklan Jenis ini biasanya disebut iklan layanan masyarakat (ILM) atau Public Service Advertising (PSM) dan pesan yang disampaikan bisa berupa ajakan.
Iklan Corporate :
- Membangun Citra, image suatu industri dengan tujuan untuk membangun citra positif atau jasa maupun produk nya.
- Kampanye iklan corporate idelanya dilakukan stimulan bersama kampanye PR.
- Iklan Corporate baru akan efeknya bila didukung fakta-fakta yang besar, yang mempunyai nilai- nilai berita dan berhubungan dengan kegiatan tertentu.
Segmentasi Pasar pada Advertising
Segmentasi Pasar merupakan pembagian dan pengelompokkan Pasar yang ada di Masyarakat.
Tujuan Segmentasi pasar : Produsen merancang bauran pemasaran yang lebih tepat dalam menjawab kebutuhan para konsumen di pasar tertentu.
Metode Segmentasi Pasar :
- Demografis : Usia, Gender, Keluarga, tahap siklus, Hidup Keluarga, Pendapatan, Pendidikan, Pekerjaan, Agama, Ras kebangsaan.
- Geografis : Daerah, Ukuran dan Populasi
- Behavior : Manfaat - manfaat yang dicari, penggunaan volume, loyalitas produk
- Psikografis : Gaya Hidup
Jenis - jenis oasar :
- Consumer
- Business to Business
- Institusional
- Reseller
Consumer Market :
- Orang yang memakai produk dan servis untuk keperluan pribadi atau keperluan keluarga sehari-hari
Business to Business
- Perusahaa yang membeli produk untuk bahan - bahan Operasional produksi mereka.
Institusional Market :
- Pasar yang terdiri dari perusahaan laba dan non laba dari variasi yang luas, seperti rumah sakit, sekolah dan lembaga pemerintah yang menyediakan keperluan masyarakat.
Reseller
- Pengcer merupakan faktor tengah berupa distributor atau pengecer itu sendiri yang memebeli produk setengah jadi, maupun jadi utnuk dijual kembali dan mengambil keuntungan darinya.
Tujuan Segmentasi pasar : Produsen merancang bauran pemasaran yang lebih tepat dalam menjawab kebutuhan para konsumen di pasar tertentu.
Metode Segmentasi Pasar :
- Demografis : Usia, Gender, Keluarga, tahap siklus, Hidup Keluarga, Pendapatan, Pendidikan, Pekerjaan, Agama, Ras kebangsaan.
- Geografis : Daerah, Ukuran dan Populasi
- Behavior : Manfaat - manfaat yang dicari, penggunaan volume, loyalitas produk
- Psikografis : Gaya Hidup
Jenis - jenis oasar :
- Consumer
- Business to Business
- Institusional
- Reseller
Consumer Market :
- Orang yang memakai produk dan servis untuk keperluan pribadi atau keperluan keluarga sehari-hari
Business to Business
- Perusahaa yang membeli produk untuk bahan - bahan Operasional produksi mereka.
Institusional Market :
- Pasar yang terdiri dari perusahaan laba dan non laba dari variasi yang luas, seperti rumah sakit, sekolah dan lembaga pemerintah yang menyediakan keperluan masyarakat.
Reseller
- Pengcer merupakan faktor tengah berupa distributor atau pengecer itu sendiri yang memebeli produk setengah jadi, maupun jadi utnuk dijual kembali dan mengambil keuntungan darinya.
Kamis, 06 Oktober 2011
Dasar-Dasar Periklanan (Basic Periklanan)
Periklanan merupakan profesi tertua di dunia.
Sejak zaman dahulu orang-orang sudah mengenal berIklan untuk memperkenalkan dan menyebarkan suatu produk atau jasa.
Iklan yang paling ampuh adalah beriklan dari mulut ke mulut, orang akan semakin termotivasi untuk mencoba dan mengenal lebih jauh mengenai product yang dibicarakan jika mendapat informasi secara langsung.
Periklanan bertujuan untuk Memperkenalkan sesuatu kepada orang lain dan membuat orang lain terpengaruh untuk mencoba dan menyukai sesuatu.
Definisi :
Periklanan adalah Segala sesuatu yang dialkukan untuk mengkomunikasikan tenteang barang atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat luas.
Peran Periklanan :
Merupakan suatu kunci untuk membangun hubungan mesra antara brand dan konsumen, sebagai penterjemah maksud produsen kepada konsumen.
Basic Periklanan 4W + 1H
WHAT : Apa medan pasar nya?
WHO : Siapa target market/ audience nya?
WHERE : Dimana nanti iklan itu diterapkan?
WHEN : Kapan saat yang tepat untuk beriklan?
HOW : Bagaimanan beriklan dengan tepat?
Apakah medan pasar itu?
Setelah pasar itu jelas, maka selanjutnya adalah membidik target market yang tepat.
Kita harus fokus kepada target market yang jelas agar tidak membuang langkah untuk hal- hal yang tidak menuju fokus.
Fokus sama sekali tidak memperkecil hasil, justru lebih optimal karena lebih efisien.
Kesalahan fatal banyak orang adalah agar produk dipakai banyak orang sehingga memiliki hasil yang lebih banyak.
Keberhasilan iklan adalah mengena pada target market, bukan apda penekanan supaya produk itu dipakai banyak orang.
Untuk dapat menganalisis dengan baik target market dan brand yang ada dipasaran, maka kita harus memperhatikan SWOT :
Strenght : Kekuatan / Keunggulan
Weakness : Kelemahan / Kekurangan
Opportunity : Kesempatan / Peluang
Threat : Ancaman
Sejak zaman dahulu orang-orang sudah mengenal berIklan untuk memperkenalkan dan menyebarkan suatu produk atau jasa.
Iklan yang paling ampuh adalah beriklan dari mulut ke mulut, orang akan semakin termotivasi untuk mencoba dan mengenal lebih jauh mengenai product yang dibicarakan jika mendapat informasi secara langsung.
Periklanan bertujuan untuk Memperkenalkan sesuatu kepada orang lain dan membuat orang lain terpengaruh untuk mencoba dan menyukai sesuatu.
Definisi :
Periklanan adalah Segala sesuatu yang dialkukan untuk mengkomunikasikan tenteang barang atau jasa yang ditawarkan kepada masyarakat luas.
Peran Periklanan :
Merupakan suatu kunci untuk membangun hubungan mesra antara brand dan konsumen, sebagai penterjemah maksud produsen kepada konsumen.
Basic Periklanan 4W + 1H
WHAT : Apa medan pasar nya?
WHO : Siapa target market/ audience nya?
WHERE : Dimana nanti iklan itu diterapkan?
WHEN : Kapan saat yang tepat untuk beriklan?
HOW : Bagaimanan beriklan dengan tepat?
Apakah medan pasar itu?
Setelah pasar itu jelas, maka selanjutnya adalah membidik target market yang tepat.
Kita harus fokus kepada target market yang jelas agar tidak membuang langkah untuk hal- hal yang tidak menuju fokus.
Fokus sama sekali tidak memperkecil hasil, justru lebih optimal karena lebih efisien.
Kesalahan fatal banyak orang adalah agar produk dipakai banyak orang sehingga memiliki hasil yang lebih banyak.
Keberhasilan iklan adalah mengena pada target market, bukan apda penekanan supaya produk itu dipakai banyak orang.
Untuk dapat menganalisis dengan baik target market dan brand yang ada dipasaran, maka kita harus memperhatikan SWOT :
Strenght : Kekuatan / Keunggulan
Weakness : Kelemahan / Kekurangan
Opportunity : Kesempatan / Peluang
Threat : Ancaman
Langganan:
Postingan (Atom)