Sabtu, 08 Oktober 2011

Target Marketing dalam Advertising

Dengan melakukan target marketing, kita dapat meraih :
- Potensi Penjualan : Potensi ini tidak hanya dihitung dari jumlah populasi tetapi juga ditentukan oleh daya beli dan keinginan pasar untuk memilikinya.

Keinginan ini harus diciptakan dengan mempertimbangkan kesiapan pasar menerima produk tersebut, kelayakan produk dan kemampuannya meningkatkan kepuasan konsumen.

Jangkauan Media
- Media untuk promosi memiliki oengaruh besar terhadapt tercapainya hasil optimal dari pemasaran suatu produk, sehingga perlu perencanaan media iklan yang tepat.

Sensitifitas terhadap pasar
- Untuk mempertahankan sebuah target market maka perlu selalu memantau keadaan dinamika pasar secara konsisten.

Positioning :
- Merupakan penempatan suatu figur nama yang melekat kuat dalam benak pikiran seseorang.
- Suatu hal yang dilakukan untuk mempengaruhi otak konsumen, menempatkan produk dalam kahyalan nya sehingga calonkonsumen memiliki penilaian tertentu dan menidentifikasi dirinya dengan produk tersebut.
- atau dengan kata lain membuat citra produk yang dapat ditawarkan pada konsumen sehingga memperoleh posisi yang jelas dan mengandung arti di benak konsumen.

Syarat membangun Positioning :
- Kajian Konsumen : Positioning harus dipersepsi positif oleh konsumen menjadi 'reason to believe'
- Perusahaan Produsen : Kapabilitas dan kekuatan internal perushaan, Jangan memberi janji melampaui kemampuan yang dapat dilakukan.
- Kompetitor : Positioning harus bersifat unik sehingga dapat membedakan diri dengan pesaing.
- Perubahan : Positioning harus berkelanjutan dan selalu relevan dengan berbagai perubahan bisnis , perilaku , budaya dan kinerja.

Pasar dari penentuan Positioning sebuah Jasa :
- Reliabilty (Tahan Uji)
- Assurance (Jaminan)
- Tangibles (Bukti nyata)
- Empathy (Perasaan)
- Responsiveness (Pertanggung Jawaban)

Dasar dari penentuan positioning agar bisa diterima pada masyarakat adalah :
- Melalui pengutamaan Harga (Pengiklan memilih harga murah)
- Melalui Pengutamaan penggunaan produk.
- Melalui Kelas Produk (Beberapa produk yang terjepit perlu melakukan keputusan positioning yang kritis dengan mengaitkannya dengan kelas produk yang bersangkutan)
- Melalui Simbol Kultur atau Budaya (Simbol yang dijadikan Identifikasi ini memiliki arti penting bagi konsumen, misalnya Mustika Ratu diposisikan sebagai produk yang mewarisi budaya kraton di Jawa)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar